Persela Lamongan Vs Madura United, Nama Besar Bukan Jaminan Menang!

PerselaLamongan akan menghadapi MaduraUnited pada laga lanjutan Grup C PialaMenpora2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 1 April 2021 pukul 18.30 WIB. Saat ini, Persela ada di posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan satu poin dari satu kali penampilan. Sedangkan, MaduraUnited ada di peringkat runner up klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari dua kali main.

Skuad Laskar Joko Tingkir, julukan PerselaLamongan, pun sudah melupakan keberhasilan mereka menahan imbang PSS Sleman secara menegangkan di laga pertama. Mereka punya waktu tiga hari untuk bersiap hadapi Madura United. Jelang laga nanti, Pelatih PerselaLamongan, DidikLudiyanto, mewaspadai Beto Goncalves, Slamet Nurcahyo, dan Jacob Pepper yang bisa jadi pemain kunci lawan di pertandingan nanti.

"Secara teknis, kami sudah tahu MaduraUnited. Kami sudah lakukan simulasi lawan MaduraUnited," kata Didik dikutip dari ligaindonesiabaru.com . "Ada pemain yang perlu kami waspadai. Semua pemain MaduraUnited berbahaya. Persela yang belum kebobolan dan belum cetak gol ke lawan. Mungkin, besok ada terjadi perubahan itu. Semoga, kami diberi hasil maksimal," ujar Didik. "Yang bisa memenangi pertandingan itu bukan tim besar, bukan nama besar, tetapi semangat yang berkobar. Itu yang ditekankan ke pemain," ucap Didik.

"Satu tahun tidak ada sepak bola, siapa pun terpengaruh, tetapi ada kejutan. Arema juga enggak lolos kan, jadi semua bisa saja. Ini cuma pra musim, kami persiapan ke liga. Itu yang terpenting," tutur Didik. Kapten kesebelasan Eky Taufik, lebih menyiapkan mental melawan tim dengan karakter permainan terbuka. Madura United juga diisi pemain berpengalaman yang bisa menyulitkan timnya.

"Sekarang, kami fokus ke Madura yang diisi pemain pemain berpengalaman, berkarakter, dan ofensif, Jadi, kami harus memersiapkan mental lebih baik lagi untuk pertandingan kedua ini," tegas Didik. Sementara itu, Pelatih MaduraUnited, RahmadDarmawan, meminta anak asuhnya harus bangkit pasca kekalahan dari Persebaya Surabaya guna mempertahankan asa lolos ke babak 8 besar. Mereka telah mempersiapkan tim dalam waktu tiga hari terakhir.

Masa recovery yang begitu sempit disadari akan menguras fisik pemain yang belum sepenuhnya 100 persen. Berkaca kepada dua pertandingan, Rahmad menilai pemainnya mengalami penurunan kondisi kebugaran pada laga melawan Persebaya kemarin. "Jujur, kondisi fisik dikatakan puas atau tidak, tentu tidak ada satu tim pun yang bermain di turnamen ini puas dalam level fitness. Sebab, level fitness bisa dicapai maksimal dalam durasi yang tidak kita bisa bohongi. Tidak bisa kita lompati kalau bicara satu dua pertandingan di pertandingan kedua sedikit menurun," kata Rahmad.

Oleh karena itu, Rahmad minta anak asuhnya mengontrol irama permainan sesuai kapasitas kondisi fisik saat menghadapi Persela. "Bukan menurun fisiknya, tetapi karena intensitas pertandingan yang buat menurun. Saya berharap, ritme pertandingan ketiga bisa mengantisipasinya. Satu hal tentang kondisi fisik, saya yakin anak anak bisa mengembangkan motivasi untuk berada satu level fitnes lebih bagus," ujar Rahmad. Bicara soal kekuatan Persela, Rahmad sudah melihat rekaman pertandingan lawannya tersebut.

Menurut Rahmad, Persela punya kualitas bisa menahan imbang PSS Sleman di pertandingan sebelumnya. Laga yang menarik, karena pemain MaduraUnited harus menjawab perbaikan seperti apa pasca mereka kandas. "Sejauh ini, pemain siap melakukan pertanding besok menghadapi lawan yang punya kualitas bagus di pertandingan awal menahan PSS dengan permainan menarik. Sebuah tantangan yang harus bisa dijawab dengan baik oleh pemain Madura. Semoga dengan motivasi, pemain berusaha mengatasi kesulitan kesulitan di lapangan," papar Rahmad.

Leave a Reply

Your email address will not be published.