Menkes Akui Cakupan Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Lansia Masih Rendah

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui cakupan vaksinasi Covid 19 untuk kelompok lanjut usia rendah. Untuk itu, pemerintah mengupayakan percepatan cakupan vaksinasi dengan pelaksanaan model baru berupa sentra vaksinasi. Ia mengatakan permasalahan pelaksanaan vaksinasi Lansia dikarenakan beberapa faktor di antaranya kondisi kesehatan fisik Lansia.

“Memang saya ingin fokus ke Lansia namun Lansia ini agak sulit juga memvaksinnya, ada yang ragu ragu datang, mereka enggak lebih mobile dari yang lebih muda,” kata Menkes dalam keterangannya yang dikutip Senin (29/3/2021). Lansia termasuk kelompok berisiko tinggi yang apabila tertular virus SARS CoV 2 akan memperburuk kondisi kesehatan mereka. Budi mengatakan, diperlukan model baru pelaksanaan vaksinasi bagi Lansia agar mereka nyaman untuk segera disuntik.

“Kita bikin sentra sentra vaksinasi dan mendorong kerjasama – kerjasama dengan institusi yang bisa akses ke Lansia seperti organisasi masyarakat keagamaan,” tuturnya. Saat ini secara nasional capaian vaksinasi Lansia lebih rendah yakni 1,3 juta orang daripada capaian vaksinasi petugas publik yang mencapai 3,9 juta orang. Adapun lima provinsi dengan jumlah Lansia paling banyak namun capaian vaksinasi masih rendah, antara lain Jawa Barat 4,4 juta Lansia dengan capaian 133 ribu, Jawa Tengah 3,1 juta Lansia dengan capaian 299 ribu, Jawa Timur 2,5 juta Lansia dengan capaian 138 ribu, Sumatera Utara 1,2 juta Lansia dengan capaian 35 ribu, dan Banten 1,1 juta Lansia dengan capaian 44 ribu.

“Mari kita upayakan bersama bagaimana bisa mendorong lansia bisa lebih cepat disuntik agar kita dapat melindungi orang tua kita. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, semakin cepat kita mencapai kekebalan komunal,” pesan mantan wakil menteri BUMN ini.'

Leave a Reply

Your email address will not be published.